KELOMPOK 6
KELOMPOK 6
1. Muhammad Umar Khairi Nizar (43125010268)
2. Argia Qatrunnada (43125010364)
3. Enno tri fareliano (43125010278)
4. Yanica Jeannuri Vircananda (43125010297)
5. Rafa Dio Febrian (43125010269)
1. Pendahuluan
Latar belakang.
Perbandingan sistem pemerintahan penting untuk memahami bagaimana negara mengorganisir kekuasaan, hubungan negara–rakyat, dan mekanisme pengambilan keputusan. Indonesia dan Jepang dipilih karena keduanya negara unitary di Asia namun menjalankan sistem pemerintahan yang berbeda (presidensial vs parlementer/monarki konstitusional).Tujuan. Menjelaskan dan membandingkan aspek-aspek: bentuk negara dan sistem pemerintahan, pemisahan kekuasaan, peran kepala negara & pemerintahan, mekanisme pemilihan umum, hubungan rakyat–pemerintah, serta penerapan prinsip demokrasi dan supremasi hukum.Metode kajian. Analisis normatif-deskriptif berbasis dokumen konstitusi, sumber institusional, dan laporan-laporan resmi serta ringkasan akademis.
2. Profil Sistem Pemerintahan Indonesia
- Bentuk negara & sistem pemerintahan: Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sistem presidensial.
- Pemisahan kekuasaan: Eksekutif (Presiden), Legislatif (DPR, DPD), Yudikatif (MA, MK).
- Peran kepala negara & pemerintahan: Presiden sebagai kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.
- Mekanisme pemilu: Pemilu langsung tiap 5 tahun untuk Presiden/Wapres, DPR, DPD, DPRD.- Hubungan rakyat dan pemerintah: Demokrasi perwakilan dan mekanisme pengawasan olehlembaga peradilan & masyarakat sipil.- Prinsip demokrasi & hukum: UUD 1945 dan Pancasila menegaskan prinsip demokrasi & negara hukum. Profil Sistem Pemerintahan Jepang
- Bentuk negara & sistem pemerintahan: Negara kesatuan, monarki konstitusional parlementer.- Pemisahan kekuasaan: Legislatif (Diet dua kamar), Eksekutif (Kabinet/PM), Yudikatif (Mahkamah Agung).
- Peran kepala negara & pemerintahan: Kaisar simbol negara (seremonial), Perdana Menterikepala pemerintahan.
- Mekanisme pemilu: Pemilu legislatif untuk House of Representatives (4 tahun) dan House of Councillors.
- Hubungan rakyat dan pemerintah: Demokrasi parlementer melalui perwakilan partai dan parlemen.
- Prinsip demokrasi & hukum: Konstitusi 1947 menjamin hak dasar & supremasi hukum.
3. Tabel Perbandingan Sistem Pemerintahan
Perbandingan antara indonesia dan jepang dari segi kelebihan dan kekurangan bisa dilihat dari berbagai aspek seperti ekonomi, pendidikan, budaya, teknologi, dan sumber daya alam. Berikut adalah rangkumannya :
A. Kelebihan dan Kekurangan Indonesia
Kelebihan
- sumber daya alam melimpah (kaya akan tambang, minyak, gas, hutan, dan laut.)
- letak strategis (terletak di jalur perdagangan dunia (antara Asia dan Australia)).
- keanekaragaman budaya dan pariwisata (ribuan pulau, suku, bahasa, dan budaya, serta destinasi wisata yang populer seperti Raja Ampat, Yogyakarta, dll).
- populasi muda (mayoritas penduduk adalah usia produktif (15-64 tahun)).
- pertumbuhan ekonomi stabil (termasuk negara berkembang dengan ekonomi terbesar di asia tenggara).
Kekurangan
- korupsi dan birokrasi (masih banyak kasus produksi di beberapa sektor)
- pendidikan dan infrastruktur kurang merata (akses jalan, listrik, dan internet masih terbatas di daerah terpencil).
- ketergantungan pada ekspor SDA (industri manufaktur dan teknologi masih tertinggal)
- polusi dan kerusakan lingkungan (masalah deforestasi, kebakaran hutan, dan pencemaran laut).
B. Kelebihan dan Kekurangan Indonesia
Kelebihan
- teknologi dan inovasi tinggi (pimpinan dalam robotik)
- pendidikan berkualitas tinggi (sistem pendidikan disiplin dan terstruktur)
- infrastruktur maju (transportasi cepat, dan efisien)
- disiplin dan etos kerja tinggi (budaya kerja keras, tepat waktu, dan tanggung jawab)
- negara aman dan bersih (tingkat kejahatan rendah)
Kekurangan
- populasi menua (banyak penduduk usia lanjut)
- biaya hidup tinggi (harga makanan, transportasi, dan perumahan sangat mahal)
- resiko bencana alam tinggi (rawan gempa bumi, tsunami, dan letusan gunung berapi)
- tekanan sosial dan kerja (tingkat stres dan bunuh diri cukup tinggi)
- ketergantungan energi impor (minim sumber daya alam, tergantung pada impor bahan bakar)
Kesimpulan
Meskipun Indonesia dan Jepang sama-sama berlandaskan prinsip demokrasi, perbandingan sistem pemerintahan Indonesia dan Jepang menunjukkan tetap adanya perbedaan mendasar. Indonesia menerapkan sistem presidensial, di mana presiden berfungsi sebagai kepala pemerintahan dan juga kepala negara, dijabat secara tetap dan dipilih langsung oleh rakyat.
Jepang, di sisi lain, memiliki sistem parlementer dengan monarki konstitusional di mana perdana menteri menjadi kepala pemerintahan dan kaisar sebagai kepala negara secara simbolis. Masing-masing sistem ini tentu memiliki ciri khas. Indonesia lebih mengedepankan stabilitas kepemimpinan, di mana seorang presiden tidak dapat dibersihkan secara otomatis sebelum masa jabatannya berakhir, sedangkan Jepang lebih mengedepankan stabilitas politik, di mana seorang perdana menteri dapat dibersihkan hanya dengan kehilangan dukungan dari parlemen. Meskipun demikian, setiap sistem tetap menghormati kedaulatan rakyat, supremasi hukum, dan pembagian kekuasaan.
Dengan demikian, sistem pemerintahan Indonesia menunjukkan kekuatan eksekutif yang stabil, sedangkan Jepang menunjukkan fleksibilitas lebih dalam dinamika politik. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan untuk saling belajar dalam mewujudkan pemerintahan demokratis, efektif, dan stabil bagi rakyat.
Komentar
Posting Komentar